Senin, 16 November 2009

Telaga Cinta di Pulau Spitsbergen

Pulau Spitsbergen memang bukan simbol keromantisan. Namun, alam memilih pulau terbesar yang berada dalam kepulauan Svalbard itu sebagai tempat ''lahirnya'' telaga berbentuk hati, yang tercipta akibat perubahan cuaca dunia. "Bentuk hati adalah sesuatu yang aneh," kata Dr. Bryn Hubbard dari Universitas Aberystwyth seperti dilansir Daily Mail kemarin (21/4).

Telaga Cinta di Pulau Spitsbergen
"Danau cinta" itu diperkirakan muncul akibat pemanasan global yang menyebabkan mencairnya gletser. Beberapa blok es terjebak ketika longsor di kawasan tersebut yang menciptakan lubang seluas 120 kaki dan 90 kaki. Lubang itulah yang kemudian diisi air hujan dan salju mencair hingga akhirnya menjadi sebuah danau.

Pemandangan tak lazim di tempat yang berada 620 mil dari Kutub Utara itu diabadikan fotografer asal Prancis Bruno Mazodier.

Retakan Besar di Afrika Bakal Menjadi Samudra Baru

Celah sepanjang 55 kilometer di gurun Ethiopia diperkirakan akan berkembang menjadi samudra baru. Celah selebar 6 meter di beberapa titik tersebut mulai terbuka tahun 2005, dan sejumlah ahli geologi yakin itu akan menjadi cikal bakal samudra baru.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan tim peneliti internasional dan dilaporkan dalam jurnal Geophysical Research Letters, terungkap bahwa proses terbentuknya celah itu serupa dengan yang terjadi di dasar samudra. Aktivitas yang sama saat ini juga terjadi di Laut Merah.

retakan besar di afrika
Menggunakan kumpulan data seismik dari 2005, para peneliti mencoba merekonstruksi peristiwa itu untuk menunjukkan bahwa celah itu terbuka sepanjang 55 kilometer hanya dalam waktu beberapa hari. Mulanya, Dabbahu, yang merupakan gunung berapi di ujung utara celah, meletus, lalu aliran magma mendorong melalui tengah-tengah celah dan mulai membuka retakan di kedua arah.
"Kita tahu bahwa pegunungan dasar laut muncul akibat desakan magma seperti ini, tapi kita tak pernah tahu bahwa desakan magma bisa membuatnya terpecah seperti ini," kata Cindy Ebinger, Profesor Ilmu Bumi dan Lingkungan Hidup di Universitas Rochester.
Hal itu menunjukkan bahwa gunung berapi aktif di sepanjang tepi lempeng tektonik samudra bisa tiba-tiba pecah dalam bagian yang luas, dan bukan dalam bagian kecil-kecil seperti yang diyakini selama ini. Peristiwa retakan yang datang tiba-tiba di daratan akan lebih berbahaya bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya,” ucap Ebinger.

Lempengan Afrika dan Arab yang bertemu di padang terpencil Afar Ethiopia Utara kini mulai merekah akibat proses itu dengan laju kurang dari 1 inci per tahun selama 30 juta tahun terakhir. Celah ini membentuk depresi Afar sepanjang 300 km hingga Laut Merah. Melalui jalur itu, Laut Merah diperkirakan akan mengalir ke rekahan Ethiopia dan membentuk laut baru sekitar sejuta tahun mendatang. Laut baru itu akan menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden, serta Laut Arab antara Yaman di Jazirah Arab dan Somalia di Afrika Timur.

Jumat, 06 November 2009

Ular Raksasa Berusia 140 Tahun Ditemukan Pekerja Proyek, Beratnya 300Kg

Saat penggalian pondasi suatu bangunan untuk proyek, salah seorang pekerja yang menggali tanah dengan menggunakan eskavator terkejut melihat seperti aga kucuran darah mengalir, setelah diteliti lebih lanjut ternyata tanpa dia sadari alat eskavatornya telah mengenai kepala ular jenis / raksasa yang sangat besar dan panjang.

ular raksasa 300kg
Ular raksasa ini ditemukan di propinsi Liaoning China. Media lokal yang dikutip ruanghati.com menyebutkan setelah ular tersebut terluka maka para dokter hewan dan klinik hewan setempat berusaha keras untuk bisa menolongnya, sampai akhirnya mereka merujuk penyelamatannya ke Beijing namun ular raksasa malang tadi benar-benar tidak tertolong dan akhirnya harus mati.

Menurut media tersebut para ahli hewan setempat memperkirakan ular raksasa tersebut sudah berusia 140 tahun dengan panjang 16,7 meter dan memiliki bobot mati 300 kilogram, wah bila dibayangkan sangat besar sekali memang, mungkin sapi bisa ditelan sama ini ular. Beberapa saat setelah itu, ada ular raksasa lainnya ditemukan tidak jauh dari tempat yang pertama tadi namun ketika para pekerja konstruksi tersebut ingin menyelamatkannya ular tersebut lari ke dalam hutan.

Kayaknya cukup nih buat ganti nasi sebulan, haha